Cara Memasarkan Klinik dan Resto

Cara Memasarkan klinik dan Resto | Belakangan ini pertumbuhan bisnis restoran dan klinik di Indonesia sangat pesat. baik pertumbungan dari brand lama dan brand baru yang bermunculan. Namun keduanya fokus pada kualitas produk, sistem dan pemasaran. tidak banyak pemilik brand yang menggunakan strategi pemasaran dengan membangun data base.

Cara Membangun Database dan Meningkatkan Kunjungan ke outlet.

Setiap perusahaan yang berbasis kuliner baik yang berbentuk restoran, outlet atau warung, klinik atau jenis usaha off line pasti mempunyai pelanggan tetap dan pelanggan baru. Kedua nya potensial untuk di tingkatkan atau bahasa keren nya scale up. Namun untuk melakukan hal tersebut tidak mudah, ada beberapa faktor dalam melakukan scale up, diantaranya pelayanan, harga, kualitas produk dll , saat ini kami tidak membahas mengenai produk, tetapi kami membahas dari sudut pandang lain, Dalam era 4.0 saat ini ada strategi yang jarang di mainkan atau di pahami oleh owner bisnis yaitu Strategi CBA ( CREATE , BUILD , ACQUISITION ) untuk meningkatkan kunjungan dan penjualan dengan Digital Marketing. Apa itu CBA akan kami jelaskan lebih detail di bawah.. luangkan waktu beberapa menit untuk fokus dan bayangkan bisa di praktekkan pada usaha anda.

yuk kita bahas satu satu… cara Memasarkan Klinik

Jaman dulu setiap restoran berusaha mendapatkan nomor pelanggan dengan membuat member card, kartu diskon, dan masih banyak lagi, hal tersebut di lakukan sebagai strategi membangun loyalitas pelanggan. Namun kelemahannya adalah biaya yang tinggi jika follow up nya menggunakan telp, skil customer care yang tidak standar, atau tidak di baca / respon pelanggan jika menggunakan wa. apa yang di kerjakan diatas terlalu menyentuh personal, tidak semua pelanggan nyaman dengan hal tersebut….

Pada kasus lain pemilik franchise fokus pada bagaimana produk, rasa di terima oleh pasar, bagaimana setiap hari penjualan outlet meningkat… namun ada yang terlupa dimasukkan dalam sebuah strategi…….

Bagaimana cara nya setiap pelanggan terus berulang melakukan pembelian dan pelanggan baru selalu bertambah…..
Bagaimana cara promo yang tepat langsung pada pelanggan lama ketika ada promo atau produk baru yang di luncurkan…..
Bagaimana caranya pemilik franchise mendapatkan data pelanggan end user di setiap outlet,

Akan menarik ketika seorang pelanggan datang ke outlet setelah pulang ke rumah produk atau brand kita muncul pada time line sosmed mereka, ketika mereka melihat youtube atau sedang membaca berita muncul brand kita dengan kalimat ” TERIMA KASIH SUDAH MENJADI PELANGGAN TERBAIK “ , hal ini akan menciptakan loyalitas pada pelanggan tanpa merasa sedang di follow up… Digital marketing dengan strategi CBA memungkinkan kita Melakukan BrainHacking / memasukkan brand kita dalam hati pelanggan secara lembut….

Dan sangat menarik jika Pusat/ franchisor mempunyai data pengunjung atau pembeli di setiap outlet outlet yang kita bangun….. semakin menantang kan.. bagi yang tidak sabar untuk tau lebih detail bisa langsung kontak kami untuk diskusi dan sharing , klik pada kontak di bawah ini…

jasa digital marketing

Berikut kami jelaskan apa itu strategi CBA
( CREATE , BUILD , ACQUISITION )

1. CREATE

Create data base adalah sebuah cara bagaimana kita mendapatkan data pelanggan secara massif, mudah, dan pelanggan dengan suka rela memberikan data data mereka. Tehnik ini hanya membutuhkan 3 step dan tidak lebih dari 1 menit. Antrian di kasir tidak menjadi masalah karena secepat mereka memasukkan uang kembalian ke dompet. Dari tehnik ini kita akan mendapatkan data lokasi tempat tinggal, usia, jenis kelamin, pekerjaan , komunitas yang di ikuti, hp yang digunakan, pelanggan baru atau lama dan berapa kali dia datang ke tempat anda.

Ketika kita mempunyai data digital pelanggan maka memudahkan kita untuk melakukan promosi atau menciptakan loyalitas pelanggan dan meningkatkan data pelanggan baru dari data lama yang di scale up.

2. BUILD

Membangun dalam strategi CBA ini adalah memetakan data pelanggan yang sudah pernah datang ke toko/outlet kita dengan beberapa kategori, diantaranya lokasi, tempat tiggal, lingkungan bersosialisasi, umur, jenis kelamin, hobby, lingkungan pekerjaan. Bahkan kita bisa melihat kebiasaan dari pelanggan ketika dia datang. Yang kami maksud dengan “kebiasaan” ini adalah sebagai berikut…. kita bisa mengetahui alasan kenapa dia datang ke outlet kita dari jejak digital. Secara mudah nya begini.. ketika ada pelanggan datang maka operator memberikan foto pelanggan tersebut ke pusat utk di jadikan konten sosmed. Dari konten konten yang dikirimkan ke pusat bisa di analisa kapan dia datang, jam berapa, menggunakan baju atau kendaraan apa, dan apa yang dia bawa.

contoh kasus :
ada sebuah outlet kebab, ketika ada pembeli sang operator meminta ijin mengambil foto pelanggan kemudian di kirimkan ke pusat. Bagi pelanggan hal itu simple karena dia tahu itu utk konten sosmed, dan rata rata bisa menerima. Namun dari foto tersbut bisa kita baca, misalkan yang dia bawa adalh kantong plastik belanja, naik motor dengan pakaian biasa, maka bisa kita simpulkan bahwa pelanggan kebab tersbut berasal dari daerah skitar, Maka secara strategi marketing online menjadi hal utama untuk melakukan viral marketing di skitar outlet.

3. ACQUISITION

ada 4 step dalam melakukan proses akuisisi, yang pertama adalah EDUKASI , sebuah strategi yang membuat pelanggan yang belum tahu menjadi tahu dan yang sudah tahu menjadi lebih paham, dan di ajak melakukan action.. like, comment, call atau datang ke outlet… , yang kedua Akuisisi , Mengajak, menggiring pelanggan untuk melakukan sesuatu sesuai dengan funneling yang kita ciptakan, yang ketiga LEAD and Buyer , Merubah pelanggan yang sudah mau melakukan action untuk kontak dan menjadikan mereka pelanggan dengan melakukan pembelian. yang terakhir adalah Networking, dalam era 4.0 ini merubah customer yang sudah pernah melakukan pembelian menjadi customer loyal bahkan dengan suka rela mau menyebarkan informasi tentang produk atau layanan kita pada lingkungannya.

Bagaimana cara Melakukan Strategi diatas ?

Setiap usaha mempunyai pelanggan yang berbeda beda, walau satu niche market namun beda outlet pelanggan nya pun tidak sama. untuk itulah kita perlu sistem yang memudahkan setiap outlet mempunyai data pelanggan yang spesifik yang memudahkan kita untuk memanage dan membangun strategi, bangun lah strategi pemasaran dari sebuah data yang nyata bukan sebuah asumsi.

ketika sistem sudah dibangun maka manajeman jauh lebih mudah dalam mempromokan ketika ada produk baru atau promo lain, karena sudah memilik data base digital pelanggan secara langsung, kita hanya perlu eksekutor online yang paham tentang membaca data, paham bisnis nya dan paham bagaimana membaca strategi yang di bangun oleh manajemen.

share artikel ini dan inbox kami untuk mendapatkan tips dalam membangun strategi untuk pemilik resto, klinik dan outlet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *