Inilah Cara Membangun Personal Branding untuk Kesuksesan Kamu!

jasa personal Branding

Halo, apa kabar kamu yang mendambakan kesuksesan? Tiap orang pasti ingin sukses dong! Mana ada orang yang mau hidup dengan kekurangan. Nah, cara sukses ada berbagai macam. Bisa lewat bisnis, membuka pelatihan, berkarir di perusahaan, dan berbagai bidang lain sesuai keahlian. Cara sukses memang banyak, tetapi penentu sukses tetap sama. Yakni personal branding. Nah, kamu harus tahu cara membangun personal branding mulai dari sekarang.

Apakah personal branding itu penting? Pastinya! Tetapi sebelum itu, apakah kamu sudah paham tentang personal branding? Kalau belum, kamu harus pelajari hal ini dulu. Sebab, kamu bisa dianggap profesional dan dipercaya banyak orang bila sudah memiliki persona diri yang kuat.

Cara Membangun Personal Branding
Cara Membangun Personal Branding

Lantas, apakah personal branding bisa dibentuk? Tentu. Tidak semua orang beruntung mampu mengenali diri sejak awal. Beberapa beruntung karena mendapat dasar parenting tepat, sehingga bakat dan minat sudah tersalur secara akurat.

Tetapi beberapa orang harus bekerja keras demi menemukan bakat dalam diri. Dan cara mencari bakat itu tidak mudah. Perlu beberapa kali trial dan eror demi mencapainya. Nah, mentalmu harus ditempa sedemikian rupa demi mencari bakat diri yang terpendam.

Baca Juga Jasa Personal Branding

Kamu tidak boleh lelah dalam mencari. Bila satu tidak sesuai, coba yang lain. Terus menerus sampai kamu menemukan satu hal yang bisa kamu lakukan dengan mudah dan tidak pernah bosan dalam melakukannya.

Nah, bakat satu ini bisa menjadi bibit dari personal branding. Bila bakat kamu olah terus-menerus maka mampu membuatmu menjadi profesional. Ketika sudah profesional, kamu tidak perlu lagi mengejar uang. Bahkan uang yang akan mengejarmu!

Mengapa Harus Membangun Personal Branding?

Kamu ingin tampil menjadi orang sukses kan? Sukses tidak selalu berkaitan dengan uang. Tetapi orang sukses tidak akan pernah kekurangan uang. Bila kamu mendapat uang tetapi dengan mengorbankan waktu luang untuk keluarga, kamu belum bisa dikategorikan sukses.

Lantas apa korelasi membangun personal branding dengan kesuksesan? Begini, orang sukses pasti memiliki pemikiran berbeda. Orang sukses tidak akan mau bertahan di zona nyaman. Apalagi berada di zona tidak menyenangkan tetapi terus bertahan demi mendapat uang.

Misalnya bekerja di perusahaan yang sebenarnya tidak sesuai dengan minatmu tetapi kamu tetap bertahan demi pendapatan. Nah, di sela waktu luang pasca kerja mengapa kamu tidak memulai sesuatu yang benar-benar kamu senangi?

Sekarang adalah era digital. Semua hal bisa dilakukan asalkan kamu mau memulai. Intinya mulai saja dulu dan kamu akan mendapatkan jawaban atas segala rasa penasaran. Nah, apakah hubungannya dengan personal branding?

Personal branding selalu melekat pada diri seseorang. Branding bisa dianggap sebagai merek, atau citra diri. Personal adalah diri sendiri. Nah, apa pendapat orang ketika kamu tidak ada adalah bentuk nyata dari personal branding.

Bila orang mendengar namamu, maka kesan yang disebut orang lain disebut dengan personal branding. Kamu pasti menemui teman yang berjualan jilbab misalnya, yang kemudian orang menyebutnya X si penjual jilbab.

Bila sudah sampai pada tahap itu, berarti temanmu itu sudah berhasil membangun personal branding. Semakin banyak orang mengenal dengan sebutan itu, maka makin berhasil pula ia dalam membangun personanya.

Alhasil ketika orang-orang membutuhkan jilbab maka pasti temanmu yang akan dicari. Karena identitas penjual jilbab sudah melekat di dalam dirinya. Pertanyaannya, apakah kamu mampu memperoleh pencapaian seperti itu? Oh tentu saja bisa! Kamu bisa membangunnya mulai dari sekarang.

Baca Juga Artikel Terbaru Jasa Digital marketing

Manfaat Personal Branding

Di dalam urusan apapun, personal branding itu penting. Bila seseorang sudah memiliki persona diri yang kuat, kemungkinan besar ia sukses di dalam bidang itu. Dan untuk mendapatkan personal branding ini tidaklah mudah.

Perlu proses lama hingga tercapai sebuah persona. Kamu harus sadari sejak awal bahwa ini membutuhkan waktu lama. Kamu tidak akan mendapat hasilnya dalam waktu 1 atau 2 hari. Kamu bahkan membutuhkan bertahun-tahun hingga persona itu benar-benar matang.

Karena membangun personal branding tidaklah mudah, sekali kamu mendapatkannya pasti akan memberi manfaat sangat kuat. Nah, apa saja manfaat dari personal branding? Simak di bawah ini:

  • Menambah identitas diri

Bila kamu membangun dengan arah positif, maka persona dirimu akan menjadi baik. Sesuatu yang dimulai dengan baik pasti akan menimbulkan hal baik pula. Dengan memiliki citra diri baik, ini akan menjadi tambahan dari identitas dirimu. Dan bonusnya orang-orang akan mengenalmu dengan identitas itu pula disamping identitas dirimu sejak awal.

  • Membangun koneksi

Bila kamu sudah memiliki persona kuat, kamu akan makin cepat mendapat koneksi. Apakah koneksi itu penting? Tentu saja penting. Untuk mencapai kesuksesan, persaingan bukanlah hal terpenting.

Kini eranya kolaborasi. Nah, bila kamu memiliki banyak koneksi, sarana menuju kesuksesan pun makin tinggi. Dengan berkolaborasi, pintu rezeki akan terbuka lebar-lebar. Jadi kamu harus membangun persona dirimu segera mungkin.

  • Sarana penentu kesuksesan

Memang bukan satu-satunya penentu, tetapi menjadi salah satu penentu yang penting. Bila kamu telah memiliki persona diri kuat, mau menjalankan apapun rasanya terasa mudah.

Misalnya, kamu memiliki citra diri sebagai konsultan bisnis handal. Bila ada orang mengalami permasalahan dalam bisnis, orang pasti datang kepadamu. Atau bila orang hendak membangun bisnis, orang pun akan datang kepadamu.

Mengapa begitu? Karena citra konsultan bisnis handal telah melekat di dalam dirimu. Maka orang datang secara suka rela untuk berkonsultasi kepadamu.

  • Meningkatkan konversi penjualan

Bila kamu tengah membangun bisnis, sangat penting untuk membangun personal branding. Tingkat penjualan akan naik bila persona di dalam dirimu sudah cukup kuat. Citra diri yang harus melekat seperti web developer handal, atau penjual jilbab dengan model kekinian.

Bila kamu memiliki citra sebagai penjual jilbab model kekinian, secara tidak langsung kamu menarget pasarmu untuk anak muda. Lewat personal branding ini, wanita muslimah muda pasti akan datang kepadamu.

Karena sangat berpengaruh terhadap penjualan, kamu harus mantap dengan produk yang hendak kamu jual. Jangan menjual berbagai barang sekaligus sehingga kamu dianggap sebagai palugada. Ini tidak akan menciptakan persona diri yang tepat sehingga tidak akan meningkatkan konversi penjualan.

jasa personal branding produk
jasa personal branding produk

Personal Branding di Digital Marketing

Apakah personal branding bisa diterapkan dalam digital marketing? Bukan sekadar di dalam digital marketing, bahkan di dalam berbagai hal pun personal branding dianggap penting.

Baik dalam bidang bisnis, pendidikan, riset, karier, hobi, dan berbagai bidang lain. Semuanya membutuhkan personal branding. Untuk digital marketing tentu sangat penting pula. Apakah kamu tertarik mengembangkan bisnis di dalam ranah digital marketing?

Bila kamu berminat, kamu memang harus membangun personal branding. Bila kamu memulai dari nol, tidaklah masalah. Persona ini bisa dibangun seiring sejalan dengan perkembangan bisnis.

Namun, memang membutuhkan effort lebih besar. Bila ini berkaitan dengan digital marketing, kamu harus aktif dalam berbagai media sosial sekaligus. Kamu harus berjuang dari website dan berbagai media sosial.

Bila kamu terus-menerus aktif dalam mempromosikan diri, lama kelamaan orang akan makin mengenal. Terlebih bila kamu tidak pernah berhenti dalam melangkah untuk mencapai tujuan.

Bisa jadi dalam waktu tidak terlalu lama personal branding itu sudah terbentuk. Terlebih bila ini berkaitan dengan digital marketing. Meskipun digital marketing membutuhkan waktu, tetapi metode ini bisa dikatakan sebagai jalan pintas.

Ketika kamu hendak membangun personal branding lewat digital marketing, asalkan kamu konsisten dan persisten pasti kesuksesan segera menghampiri. Segera dimulai saja!

Cara Membangun Personal Branding

Mungkin ada beberapa orang masih bingung ketika diminta membangun personal branding. Sudah berkali-kali mencoba pun masih mengalami kesulitan. Apakah ada solusi atas hal ini?

Tidak ada hal tidak mungkin di dunia ini. Asalkan kamu tidak menyerah pasti kelak kamu akan mendapat pencerahan. Di bawah ini akan ada berbagai tips dan trik untuk membangun personal branding. Simaklah ulasan berikut ini:

  1. Tentukan Tujuan

Kamu harus menentukan tujuan terlebih dahulu. Apakah tujuan yang hendak ingin kamu capai di masa depan? Personal branding berkaitan dengan masa depan, sehingga yang kamu cari haruslah sesuatu yang bertahan hingga jangka panjang.

Cara paling mudah adalah dengan melihat dari berbagai hal yang kamu sukai. Berbagai hal yang kamu sukai itu bisa kamu seleksi mana sajakah yang bisa meningkatkan kesejahteraan di masa depan. Kamu harus berpikir keras dalam hal ini karena langkah ini sangat fundamental.

  1. Melakukan riset terkait diri sendiri

Ketika goal sudah ditetapkan dan kamu sudah mendapat satu pilihan, kamu bisa melakukan riset terkait personal brandingmu. Ini merupakan cara membangun personal branding yang efektif.

Bagaimana cara melakukan riset terkait personal branding? Kamu bisa menggunakan berbagai media sosial yang sudah ada. Kamu bisa melakukan jajak pendapat atau polling di Facebook, instagram, maupun twitter.

Kamu bisa menggunakan berbagai kemungkinan pilihan. Dan mencari kemungkinan pilihan pun membutuhkan pemikiran matang. Ketika kamu sudah mendapatkan beberapa kemungkinan, segera buat jajak pendapat.

Jawaban dari orang-orang itu merupakan personal brandingmu. Bila kesan dari orang belum sesuai dengan keinginan, kamu bisa mengatur strategi agar orang lebih mengenalmu sesuai dengan keinginan. Jadi kamu harus terus berjuang ya!

  1. Tentukan personal brand

Personal brand dengan personal branding apakah berbeda? Memang berbeda, tetapi berkaitan. Personal branding berkaitan dengan kesan diri, sedangkan personal brand adalah merek yang melekat kepada dirimu.

Personal branding itu bisa dianggap kata sifat, sedangkan personal brand adalah kata benda. Bila kamu sudah menemukan personal branding sebagai penjual hijab, kamu bisa membuat personal brand. Misalnya, Nahl Hijab. Kamu harus segera meluncurkan brand itu setelah kamu mendapat personal branding.

Dan ingat, brand yang dipilih haruslah memiliki kesan tersendiri. Sebab brand ini nama, dan dalam tiap nama tentunya ada doa.

  1. Buat produk berkualitas dan bermanfaat

Ketika kamu sudah berhasil membangun personal branding dan membuat personal brand, kamu harus segera melakukan pembuktian dengan membuat produk berkualitas.

Tidak sekadar berkualitas, tetapi juga bermanfaat. Bila produkmu dianggap bernilai, maka harga dari produkmu layak dihargai tinggi. Ketika kamu sudah bermain dengan personal branding dan brand, harga sudah tidak lagi menjadi faktor penentu produk. Sehingga kamu bisa menjadi pengusaha yang makin sukses.

  1. Konsisten dan persisten

Ingat, ketika kamu sudah membangun personal branding dan memiliki brand sendiri, ini bukan langkah akhir. Kamu harus terus konsisten dan persisten. Bila kamu berhenti, lama-lama personal brand ini pun bisa hilang. Kamu harus rajin maintenance agar kesan dirimu tetap melekat.

Kesuksesan sangat berkaitan dengan personal branding. Jadi memang membangun personal branding amat penting. Mumpung masih muda, segera bangun sekarang juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *