Kiat Sukses Membangun Personal Branding

Membangun Personal Branding | Hingga saat ini, masih banyak orang beranggapan kalau identitas sebuah brandĀ  secara khusus berkaitan dengan dunia bisnis. Tapi belakangan ini, kita mulai menyadari kalau siapa saja bisa punya personal branding, mulai dari selebritis hingga partai politik.

Dunia yang kita tinggali semakin terkoneksi danĀ  membuat kita merasa lebih membutuhkan atribut dan reputasi personal, yang keduanya bisa menciptakan personal branding.

Sama seperti nama merek alat rumah tangga, Anda butuh atribut spesifik untuk menjelaskan diri Anda. Ada penjelasan yang orang asosiasikan dengan Anda dan hal yang Anda pikirkan tentang diri Anda. Personal branding yang efektif berarti mengolah persepsi yang tepat.

Apa yang dimaksud personal branding?

personal branding
Photo credit: Google

Menciptakan personal brand dulunya berarti Anda punya banyak kartu bisnis dan menggunakan jasa desain grafis untuk menciptakan logo untuk Anda. Tapi seiring perkembangan media sosial, brand yang Anda bangun jadi cara untuk membedakan Anda dengan yang lain.

Bila Anda berencana untuk membangun personal brand, penting untuk memahami kalau personal branding adalah sarana orang untuk mengingat Anda.

Personal branding lebih dari sekedar logo. Personal branding berarti bagaimana Anda menghadirkan diri secara online dan offline ke klien dan pelanggan potensial. Citra brand Anda adalah apa yang Anda ciptakan untuk membangun bisnis. Personal brand Anda terpusat pada Anda sebagai individu.

Kenapa personal brand dibutuhkan?

personal branding
Photo credit: Google

Pertama, mari kita bahas kenapa kita perlu personal brand. Personal brand Anda lebih dari sekedar memiliki logo. Bila Anda melakukannya dengan tepat, personal branding bisa menumbuhkan bisnis dengan berbagai cara.

Ketika Anda berkomitmen pada personal brand Anda, klien ideal akan mulai mencari Anda.

Orang yang Anda ingin ajak kerja sama akan terhubung dengan kepribadian Anda. Anda akan tampil berbeda dari kompetitor. Dan mungkin yang paling penting, Anda akan mulai terhubung dengan klien dan profesional lain.

Contoh personal branding yang baik

personal branding
Photo credit: Google

Misalnya, pemilihan presiden di Amerika Serikat. Nama Trump dan Clinton muncul dengan citra yang spesifik. Tapi citra ini hanya sebagian terhubung dengan partai yang mengusung kandidat ini.

Donald Trump dan Hillary Clinton adalah contoh orang yang telah menguasai seni menghubungkan nama mereka dengan bisnis.

Keduanya membangun personal brand yang solid. Tapi personal branding bukan hanya untuk para politisi. Dalam menjalankan bisnis, Anda punya kesempatan lebih baik untuk meraih kepercayaan orang bila Anda menjalin hubungan dengan mereka sebagai manusia pada umumnya.

Personal branding juga berarti mengenal audiens Anda

personal branding
Photo credit: Google

Bila Anda berusaha untuk mendefinisikan personal brand sendiri, pertama Anda perlu pikirkan jenis kesan yang ingin Anda bangun dan pasar yang ingin Anda targetkan.

Bila Anda bisa membangun reputasi personal yang solid sebagai orang yang peduli dan benar-benar ingin yang terbaik untuk klien, Anda akan berhasil.

Baca tentang manfaat digital marketing.

Personal branding bukan selling

personal branding
Photo credit: Google

Yang juga perlu diingat, personal branding bukan tentang selling. Ini adalah tentang membuat diri Anda ada untuk orang lain, seperti klien. Pastikan Anda punya akun aktif di platform media sosial seperti Facebook, Twitter, LinkedIn, dan Instagram.

Seimbangkan kehadiran media sosial Anda dengan update berkaitan dengan bisnis dan update personal. Dengan begitu orang akan melihat Anda sebagai profesional tapi juga mencari tahu kehidupan personal Anda.

Tak ada yang perlu tahu apa yang Anda makan untuk sarapan, tapi foto Anda di samping gitar antik bisa jadi promosi untuk produk yang Anda tawarkan.

Branding di dunia nyata

personal branding
Photo credit: Google

Personal branding tidak terikat pada internet saja. Ketika Anda meninggalkan rumah dan berinteraksi dengan orang di sekitar Anda, pastikan Anda menjaga tampilan positif dan profesional untuk menjaga brand Anda. Selalu bawa kartu bisnis bersama Anda, dan beri perhatian ke klien potensial.

Orang suka mendukung bisnis lokal. Dan bila Anda memberi kesan yang baik, mereka akan lebih ingin mencari layanan Anda, dan menggunakan jasa Anda atau mereferensikan nama Anda ke orang lain.

Konsistensi jadi kunci dalam personal branding

Salah satu komponen kunci dari personal branding yang sukses adalah konsisten terhadap brand Anda. Klien akan mulai mengenal brand and setelah melihatnay beberapa kali.

Dan bila Anda mengubah citra Anda di tengah jalan, klien akan bingung dan akhirnya tidak mengenal atau percaya pada Anda. Bila Anda menggunakan banyak platform, Anda perlu menjaga image dan penampilan yang sama.

Satu cara untuk mewujudkan ini adalah dengan memastikan skema warna, logo, motto personal, dan tampilan bisnis. Jangan buat orang berpikir ada dua orang berbeda yang memiliki brand dan bisnis Anda.

Personal branding dengan menjadi diri sendiri

personal branding
Photo credit: Google

Kita tahu, ini terdengar seperti sesuatu yang Anda lihat di poster motivasi, tapi satu elemen paling penting dari personal branding, adalah Anda perlu menjadi diri sendiri. Di area branding lain, Anda perlu cari tahu apa yang orang lain lakukan untuk bisa menginspirasi.

Tapi dalam personal branding, Anda tidak perlu mengikuti kebanyakan orang. Faktanya, semakin Anda fokus pada keunikan diri, Anda akan semakin berhasil.

Setelah sedikit melakukan riset dan brainstorming, Anda perlu siap untuk mendesain persona untuk brand Anda. Seperti persona bisnis, persona personal brand Anda akan membantu Anda memahami dan bahkan memasarkan elemen unik dari brand Anda. Anda bisa ciptakan persona dengan cara:

  • Identifikasi personalitas Anda. Cari tahu seperti apa personalitas Anda, dan bagaimana orang bisa terhubung secara emosional dengan Anda. Mungkin Anda punya selera humor yang baik, sangat teratur, atau punya tekad yang sangat kuat.
  • Deskripsikan diri Anda. Siapa Anda? Menjawab pertanyaan ini bisa jauh lebih sulit dibanding yang Anda kira. Tapi, ketika ini tentang membangun personal brand, Anda perlu tanyakan diri apa yang Anda lakukan dan kenapa orang menyukai Anda.
  • Identifikasi nilai Anda. Apa yang bisa Anda berikan yang orang lain tidak bisa? Apa yang membuat Anda istimewa? Harus ada sesuatu yang membuat Anda berbeda dari yang lain.

Personal brand Anda sama seperti profesional brand, yang merupakan hasil dari banyaknya pilihan. Tiap orang yang Anda temui membentuk opini tentang Anda dan bila Anda tidak secara aktif membentuk brand Anda, maka Anda meninggalkan kesempatan yang sangat baik.

 

Tinggalkan komentar