Apa Saja Yang Ada di Kurikulum Digital Marketing?

Saat ini untuk promosi dan advertising bisnis, tidak lagi cukup jika hanya mengandalkan marketing tradisional. Gabungan antara marketing digital dan konvensional dibutuhkan untuk mencapai tujuan bisnis.

Kurikulum digital marketing memudahkan Anda belajar dan beradaptasi dengan semua praktik digital marketing. Kurikulum digital marketing memperkuat bisnis untuk membangun kampanye marketing yang bisa memperluas jangkauan bisnis, menargetkan lebih banyak audiens, serta menghasilkan lebih banyak leads.

Kampanye digital marketing yang kuat, bisa mengoptimasi bisnis di niche apapun. Kurikulum digital marketing memungkinkan Anda menguasai informasi yang lengkap tentang marketing online.

Ada banyak hal yang masuk dalam kurikulum digital marketing yang komprehensif, yakni:

SEO

Photo credit: Google

SEO digunakan untuk memastikan website Anda masuk peringkat atas pada hasil pencarian dan mendapat lebih banyak traffic. Bila peringkat Anda tinggi pada hasil pencarian, Anda bisa punya visibilitas brand dan juga konversi yang lebih baik.

Kurikulum tentang SEO mencakup:

On-Page & Off-Page SEO

Photo credit: Google
  • Penggunaan HTML, URL, Judul, Meta Tags, H1, serta gambar
  • Memahami konsep Crawling pada sitemap XML & HTML
  • Memahami Robots.txt, Anchor text, serta Linking

Desain website yang relevan dengan SEO

  • Membuat website yang SEO friendly
  • Memahami desain mobile yang responsif
  • Memahami konsep yang berkaitan dengan Broken links, 301 redirects, Canonicalization, & Custom 404 Error pages

SEO Analytics

Photo credit: Google
  • Memahami SEO Tracking dan Related Metrics
  • Mengetahui cara menggunakan Google Analytics Custom Reports dan menciptakan dashboard SEO

Social Media Marketing

Photo credit: Google

Media sosial jadi platform yang dulunya hanya digunakan untuk terhubung dengan teman dan membagikan pemikiran personal atau perasaan seseorang.

Brand besar melihat potensi media sosial dan menggunakannya untuk aktivitas promosi. Ini membuat media sosial sebagai bagian menyatu dari kurikulum digital marketing.

Kurikulum digital marketing yang berkaitan dengan marketing media sosial mencakup:

Pemahaman sejarah media sosial dan pentingnya media sosial

–          Memahami evolusi media sosial

–          Mengetahui cara memilih media sosial yang relevan dengan bisnis

–          Memahami multi-channel social media marketing.

Memahami Facebook Ads

Photo credit: Google
  • Analisa komparatif antara Facebook Ads dan Google AdWords
  • Memahami peran CTR pada Facebook
  • Memahami bagaimana menciptakan Ad Copy pada Facebook Advertising

Memahami marketing dengan Twitter dan jenis Twitter Ads

Photo credit: Google

–          Memahami dasar Twitter marketing

–          Memahami hashtag, cara menciptakan trend Twitter

–          Memahami cara brand building pada Twitter

–          Menciptakan strategi marketing Twitter

–          Memahami jenis-jenis kampanye marketing Twitter.

Memahami marketing dengan LinkedIn

  • Memahami dasar LinkedIn
  • Memahami cara menciptakan LinkedIn Company Page
  • Menggunakan LinkedIn Ads dan memahami cara mengubahnya menjadi leads.

Memahami marketing dengan YouTube

Photo credit: Google

–          Memahami praktik marketing dan tool YouTube terbaik

–          Tentang YouTUbe  Ads dan memahami dinamikanya.

Memahami Pinterest, Instagram, Snapchat dan marketing media sosial lainnya

–          Mempelajari marketing Pinterest

–          Menerapkan Pinterest untuk bisnis

–          Memahami dasar Instagram

–          Memahami Snapchat Advertising

–          Memahami cara menggunakan Google+ dan SlideShare

Email Marketing

Photo credit: Google

Email marketing menjadi metode marketing online yang sudah cukup lama. Tapi jadi cara paling efektif agar bisnis terhubung dengan audiensnya.

Kurikulum email marketing  bertujuan mengajarkan siswa bagaimana menghasilkan leads, menargetkan audiens, dan mengubah pelanggan potensial menjadi pelanggan.

Kurikulum digital marketing yang berkaitan dengan email marketing mencakup:

Dasar-dasar dan evolusi Email Marketing

  • Pemahaman email marketing
  • Studi kasus email marketing
  • Cara kerja email marketing
  • Komponen pada email marketing.

Mailing list dan pengaturan mailing list

Photo credit: Google

–          Pengertian mailing list

–          Jenis mailing list

–          Formula untuk meningkatkan email list

–          Format email

HTML dan teks email

–          Pemahaman email HTML

–          Cara menggunakan email HTML dan teks

Newsletters dan undangan event

Photo credit: Google

–          Cara menggunakan newsletter pada email marketing

–          Peran email undangan event

–          Studi kasus untuk jenis email berbeda

Konten dan landing page

–          Email copywriting

–          Bagaimana menulis subjek email

–          Cara mengirim email personal

–          Peran landing page pada email marketing

Marketing konten

Photo credit: Google

Marketing konten membuat semua hal mungkin dalam praktik digital marketing.

Bila Anda punya konten yang bagus, akan lebih mudah menarik perhatian audiens. Selain itu, konten yang bagus jadi cara lain untuk mengoptimalkan website untuk mendapat visibilitas lebih pada mesin pencarian. Semua fitur ini membuat marketing konten jadi bagian penting dalam kurikulum digital marketing.

Ketika dilakukan dengan benar, konten bisa menarik perhatian audiens target dan mengubahnya menjadi pelanggan. Untuk mencapai ini, seseorang harus mendesain dan menerbitkan konten yang bagus dalam bentuk blog, artikel, gambar, video, dan sebagainya.

Kurikulum digital marketing yang berkaitan dengan marketing konten mencakup:

Content Marketing Overview

Photo credit: Google

–          Sejarah marketing konten

–          Dasar-dasar marketing konten

–          Mengetahui tujuan marketing konten Anda

Pembuatan konten dan menargetkan customer

  • Mengenali customer dan mengumpulkan informasi tentang mereka
  • Menciptakan persona untuk pelanggan Anda
  • Tool untuk membantu kreasi konten dan editorial calendar
  • Mengenal jenis-jenis konten, blog, newsletter, brosur, e-book, majalah digital.

Pemahaman tentang blogging

Photo credit: Google

–          Mengetahui apa itu blog

–          Care kerja blog

–          Manfaat dari blog

–          Menghasilkan uang dari blogging

Strategi konten

–          Menentukan audiens untuk strategi konten Anda

–          Mengetahui cara content audit

–          Mengetahui cara mengatur dan tag konten

Promosi konten, analisa, dan laporan

–          Bagaimana membangun audiens

–          Memahami tentang guest posting

–          Menggunakan media sosial dan promosi berbayar

Search Engine Marketing

Photo credit: Google

Search Engine Marketing merupakan bentuk utama dari metode advertising digital marketing. Search engine marketing paling banyak digunakan dalam praktik digital marketing  dan jadi cara paling efektif untuk mengembangkan bisnis dan mempromosikan produk.

Search Engine Marketing merupakan praktik meningkatkan visibilitas website dan produknya di halaman hasil pencarian (SERPs) melalui sarana iklan berbayar.

Bila Anda ingin tahu perbedaan mendasar antara SEM dan SEO, SEM biasanya berbayar untuk mendapat traffic sedang SEO tidak berbayar dan organik. Selain itu, SEM didasarkan pada penggunaan kata kunci tertentu.

Kurikulum digital marketing terkait SEM mencakup:

–          Pengenalan PPC

–          Memahami istilah-istilah dalam PPC

–          Ads on Google

–          Kata kunci dalam PPC

–          PPC landing page

Penjelasan di atas merupakan bagian dari kurikulum digital marketing, semoga ini bisa jadi dasar pemahaman Anda tentang digital marketing.

Bila Anda ingin belajar dan memahami isi dari kurikulum digital marketing ini, digital marketing course bisa membantu Anda. Anda akan belajar, mengimplementasikan, dan menguasai semua praktik digital marketing.

Tinggalkan komentar