Membangun Brand Identiy dan Cara Mendesain Serta Mengembangkannya

 Sama seperti identitas pribadi yang membuat Anda unik, brand identity adalah hal istimewa dari bisnis Anda yang membedakan Anda dari orang lain. Tapi apa sebenarnya yang dimaksud brand identity? Dan bagaimana cara membangun brand identity yang kuat yang membuat bisnis Anda semakin maju dan berkembang.

Apa yang dimaksud brand identity?

 

Photo credit: Google

Istilah brand, branding, dan brand identity kadang diartikan sama. Brand merupakan persepsi perusahaan di mata dunia. Branding melibatkan praktik marketing untuk membentuk sebuah brand. Sedang brand identity adalah kumpulan elemen brand yang perusahaan ciptakan untuk memotret gambar yang tepat untuk konsumen.

Misalnya, Anda seorang siswa menengah, Anda ingin diterima sebagai pribadi yang baik dan diterima di kelompok tertentu di sekolah.  Tapi Anda tidak bisa memaksa orang lain untuk punya gambaran ini tentang Anda. Untuk membangun brand ini, Anda perlu lakukan usaha.

Jadi pastikan Anda memperoleh informasi yang tepat agar Anda selalu tahu trend terbaru. Tindakan ini merupakan usaha untuk mengembangkan citra yang Anda inginkan. Ini adalah branding Anda.

Anda menghemat uang untuk membeli sepatu bagus. Anda memilih potongan rambut yang keren dan bergabung di tim basket. Ini adalah elemen nyata, sepatu, potongan rambut dan jadi anggota tim, ini adalah brand identity.

Brand identity Anda adalah apa yang membuat pelanggan langsung mengenali Anda.

Audiens Anda akan menghubungkan brand identity Anda dengan produk atau layanan, dan identitas ini menghubungkan Anda dan pelanggan, membangun kesetiaan pelanggan,dan menentukan bagaimana pelanggan menerima brand Anda.

Cara mengembangkan brand identity yang kuat

 

 

Photo credit: Google

Membangun brand identity bukan tugas mudah. Tapi berikut ini yang perlu Anda perhatikan:

Kenali diri Anda

Sebelum Anda tahu elemen yang Anda mau untuk membentuk brand identity, Anda perlu tahu siapa Anda sebagai sebuah brand.

Kami menyediakan jasa digital marketing dengan harga terjangkau.

Bila Anda kesulitan untuk tahu siapa sebenarnya Anda, kadang yang perlu Anda lakukan adalah brainstorming sederhana untuk membantu Anda menjelaskan siapa Anda sebagai sebuah brand.

Tanyakan ke diri Anda:

  • Kenapa Anda memulai bisnis ini?
  • Nilai apa yang penting bagi Anda sebagai perusahaan?
  • Apa yang Anda lakukan lebih baik dari orang lain?
  • Apa yang membuat Anda istimewa?
  • Bila Anda bisa jelaskan brand Anda dalam 3 kata, apa saja?
  • Apa 3 kata yang Anda ingin pelanggan gunakan untuk menggambarkan Anda?

Setelah Anda tahu siapa Anda sebagai sebuah brand, waktunya untuk membangun identitas dan menunjukkan siapa Anda bagi orang-orang yang paling penting, yakni pelanggan.

Desain, jadi dasar brand identity Anda

Photo credit: Google

Sama seperti sepatu bagus yang Anda beli untuk membangun brand identity  dari persona Anda, desain Anda adalah apa yang akan dibangun brand identity terhadap perusahaan Anda.

Desain Anda adalah elemen penting yang akan menentukan bagaimana brand Anda diterima. Hal ini mencakup logo, kemasan, web desain, grafik media sosial, kartu bisnis, dan seragam yang dikenakan pegawai Anda.

Dengan kata lain, menentukan desain berarti menentukan brand identity. Menentukan brand identity berarti membangun bisnis yang sukses.

Jadi bagaimana Anda memastikan desainnya dan membangun brand identity yang akan membawa bisnis Anda jadi lebih sukses?

Website

Website jadi aspek penting untuk brand identity. Terutama bila Anda menjalankan bisnis online atau produk digital. Pelanggan akan memeriksa website Anda sebelum memutuskan melakukan bisnis dengan Anda. Website Anda adalah tempat brand identity Anda sangat terlihat.

Desain email

Photo credit: Google

 

Email jadi cara bagus untuk mendekat ke pelanggan dan mengarahkan bisnis. Tapi kebanyakan orang punya inbox yang berlebihan, jadi bila Anda ingin membangun bisnis melalui email, Anda perlu strategis desain yang tepat untuk membuat Anda menonjol.

Pikirkan tentang tujuan email ini. Apakah Anda berusaha membangun hubungan personal? Maka buat email yang pendek, dan simpel. Apakah Anda berusaha mengedukasi? Maka format email dengan baik agar mudah dibaca dan bisa di-scan.  Anda bisa menambahkan beberapa buah gambar.

Atau apakah Anda mencoba memberitahu pelanggan tentang clothing line yang Anda luncurkan? Buat beberapa gambar produk yang menarik sebagai fokus.

Kemasan produk

Bila produk Anda berbentuk fisik, maka kemasan produk adalah kunci untuk menarik pelanggan yang tepat.

Jangan remehkan nilai desain yang baik dalam meningkatkan pengalaman pelanggan, dan mengalirkan baik loyalty dan pembelian berulang. Kemasan adalah kesempatan bagus untuk meningkatkan desain Anda.

Kartu bisnis

Photo credit: Google

Bila Anda melakukan pengembangan bisnis, Anda perlu siapkan kartu bisnis. Kartu dengan desain yang bagus menawarkan kesempatan untuk mendorong opini positif diri Anda di mata klien dan pelanggan potensial.

Ketika berbicara tentang desain kartu bisnis, buat yang sederhana. Logo perusahaan di satu sisi kartu dan detail personal di sis lain sudah cukup.

Siapa yang jadi audiens?

Satu pemahaman keliru yang umum terjadi adalah brand identity secara eksklusif diinformasikan oleh apa yang brand ingin tampilkan. Ini tidak sepenuhnya benar. Kita juga perlu pahami brand apa yang pelanggan ingin dekati.

Ini tidak semata berarti pelanggan brand yang akan memilih warna logo. Tapi ini berarti kita memperoleh pemahaman tentang kebutuhan, keinginan, dan nilai.

Siapa yang ada di kompetisi?

Photo credit: Google

Membangun brand identity erat kaitannya dengan diferensiasi, membuat brand terlihat, relevan, dan unik. Riset ini penting untuk memahami tidak hanya siapa kompetisinya tapi bagaimana brand dibandingkan dalam persepsi dan presentasi.

Kita perlu lihat secara spesifik bagaimana kompetitor menyajikan diri dalam elemen visual, trend, personalitas brand, dan sebagainya.

Brand identity Anda adalah apa yang membuat Anda menonjol dari kompetitor dan menunjukkan ke pelanggan siapa Anda dan apa yang bisa mereka harap dari bekerja sama dengan Anda.

Dan bila Anda ingin brand Anda diterima dengan positif, penting bagi Anda untuk memastikan brand identity dan menciptakan desain yang akurat yang menggambarkan siapa Anda di mata pelanggan.

Kesalahan saat membangun brand identity

Hati-hati, Anda bisa saja melakukan kesalahan berikut ketika membangun brand identity:

Membuat pelanggan bingung

Pelanggan harus tahu apa yang bisa mereka peroleh ketika mendekati bisnis Anda.

Mengabaikan pegawai Anda sendiri

Photo credit: Google

Kebanyakan orang di luar industri berpikir tentang logo dan warna ketika mendengar kata branding. Tapi orang yang berinteraksi dengan pelanggan juga jadi bagian dari strategi branding. Anda perlu pekerjakan orang yang punya passion pada bisnis Anda.

Membuat keputusan untuk Anda, bukan untuk pelanggan

Anda bisa membuat keputusan yang terlalu personal yang tidak disukai orang lain. Branding yang profesional membuat keputusan berdasarkan data, bukan pilihan personal.

 

Tinggalkan komentar