Pameran Virtual Sarang Garuda di Ndalem Bebekan

Pameran Virtual Sarang Garuda | Memaknai kata Sarang adalah wahana reproduksi tempat menyimpan telur, mengerami hingga menetas, sebagai benteng perlindungan, pertumbuhan, mengasuh hingga mandiri. Ia menjadi rahim ketiga setelah perut dan cangkang telur.

Garuda Pancasila sebagai lambang negara INDONESIA yang memiliki berbagai FILOSOFI AGUNG yang terkandung didalamnya. Saat memilih BURUNG GARUDA sebagai lambang negara, tentunya tidak sembarangan dalam memilih sebuah lambang. Burung Garuda adalah burung yang dikenal dalam mitologi kuno yang menjadi kendaraan Dewa Wisnu yang menyerupai elang rajawali yang GAGAH dan KUAT. Melalui Lambang BURUNG GARUDA inilah Indonesia digambarkan sebagai bangsa yang besar dan merupakan negara yang kuat. 

 Menyikapi mulai memudarnya semangat nasionalisme dan patriotisme di kalangan generasi muda. Hal ini disebabkan banyaknya pengaruh budaya asing yang dengan intens masuk di negara kita, akibatnya banyak generasi muda yang melupakan budaya sendiri karena menganggap bahwa budaya asing merupakan budaya yang lebih modern dibanding budaya bangsa sendiri. Hal inilah yang mengakibatkan nilai-nilai luhur bangsa banyak diabaikan hampir oleh sebagian besar generasi muda.

 Peranan pemuda atau generasi muda sebagai pilar, penggerak dan pengawal jalannya pembangunan nasional sangat diharapkan. Melalui organisasi dan jaringannya yang luas, pemuda dan generasi muda dapat memainkan peran yang lebih besar untuk mengawal jalannnya pembangunan nasional.

 Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara merupakan hasil Pemikiran dan kesepakatan yang luhur bapak pendiri bangsa ketika negara Indonesia didirikan. Dan hingga saat ini di era globalisasi. Negara Indonesia tetap berpegang teguh kepada pancasila sebagai dasar negara. Sebagai dasar negara, Pancasila harus menjadi pegangan dan acuan negara dalam menghadapi berbagai tantangan global dunia yang terus berkembang. Di era globalisasi ini peran Dasar Negara Pancasila tentulah sangat penting untuk tetap menjaga eksistensi kepribadian bangsa Indonesia, karena dengan adanya globalisasi batasan batasan diantara negara seakan tak terlihat, sehingga berbagai kebudayaan asing dapat masuk dengan mudah ke masyarakat. Generasi muda sebagai pilar dan penggerak bangsa diharapkan memiliki jiwa patriotisme dan nasionalisme dengan tetap bertahan pada nilai-nilai budaya bangsa Indonesia meskipun banyak budaya asing masuk di negara Indonesia. Dengan berlandaskan Pancasila diharapkan pengaruh budaya asing bisa disaring sehingga generasi muda bisa menjadi generasi yang benar-benar cinta pada tanah air Indonesia apapun keadaanya,  

Disinilah, dalam SARANG GARUDA kami menggugah kembali semangat Patriotisme para generasi muda melewati Seni dan Budaya. Membangunkan kembali sisi patriotisme pemuda yang tertidur dan terlena oleh globalisasi. Kita sebagai pemuda yang berperan sebagai Pilar, Penggerak dan pengawal pembangunan nasional harus kembali memegang teguh nilai nilai luhur bangsa Indonesia. Kelak gerakan kami tidak akan berhenti sampai disini tetapi akan meluas di seluruh penjuru Indonesia. Kami Pemuda adalah garuda garuda yang akan menetas di seluruh penjuru Nusantara. Membawa kembali Nilai Luhur yang tertuang dalam butir butir Pancasila. Mengimplementasikan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari hari baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat maupun berbangsa dan bernegara.

 

Sudah saatnya SARANG GARUDA menetas dimana saja. Ia harus bebas membangun sarang di seluruh penjuru negeri. Karena Negeri ini adalah tempat yang aman untuk melahirkan atau meregenerasi telur telurnya sehingga telur – telur itu akan  terjaga hingga menetas dengan sempurna.

 Harapan kami….Semoga hati semua anak bangsa di seluruh penjuru negeri ini dapat menjadi sebuah sarang untuk menitipkan butir – butir Pancasila dan lalu menetaskannya dalam kehidupan sehari hari sebagai wujud implementasinya .

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *