Meningkatkan Penjualan Dengan Video Marketing

Video marketing,  Ada satu taktik marketing yang bisa membantu bila Anda menjalankan toko e-commerce. Taktik ini bukan taktik ajaib, bukan juga taktik “black hat,” melainkan adalah video marketing.

Ada 3 tujuan yang perlu Anda capai ketika menjalankan toko e-commerce:

–          Memperoleh lebih banyak traffic

–          Membantu pelanggan membeli lebih banyak produk

–          Membantu pelanggan membeli lebih sering.

Video marketing membantu Anda mencapai dua dari tiga tujuan ini.

Berikut ini alasan kenapa video marketing jadi salah satu taktik tepat yang bisa Anda gunakan untuk menumbuhkan bisnis dan memperoleh lebih banyak penjualan.

#1: Orang senang melihat video

Photo credit: Google

Tidak heran bila orang senang menonton video. Sepertiga dari aktivitas online dihabiskan untuk menonton video, yang mewakili 32,3 video setiap bulan. Cukup sederhana memahami kenapa orang sangat suka video, karena menyenangkan dan mudah dikonsumsi.

Karena orang terbiasa menonton video, 1 dari 4 pelanggan cenderung kehilangan minat pada perusahaan bila tidak punya fitur video dalam websitenya. Terlebih, hampir 2/3 konsumen menyatakan perusahaan yang menggunakan video tahu bagaimana menjangkau pelanggan. Dengan kata lain, orang menganggap perusahaan yang menggunakan video lebih menarik dibanding yang tidak.

Kondisi ini tidak berubah untuk e-commerce. Sebanyak 30 persen online shopper ingin lebih banyak video dari situs e-commerce, yang menyertakan deskripsi produk, tutorial, dan testimoni pelanggan.

Buat video yang menarik

Photo credit: Google

Untuk membuat orang menonton video, Anda perlu fokus pada engagement. Ini berarti, buatlah video yang menarik, seru, dan mudah dipahami. Ini bisa memotivasi orang untuk menonton keseluruhan video, yang bisa meningkatkan kesempatan orang jadi terpengaruh karenanya.

Durasi video

Photo credit: Google

Meski bila Anda menciptakan video yang menarik, penting untuk menciptakan video yang tidak terlalu pendek atau terlalu panjang. Video yang berdurasi 2 menit dianggap yang paling menarik. Ini kenapa orang menghabiskan rata-rata 2,6 kali lebih banyak waktu pada halaman dengan video dibanding yang tidak.

Yang terakhir, penting untuk membuat video Anda loading dengan lancar. Jika tidak, 4 dari 5 pengguna akan meninggalkan website bila video tidak loading dengan lancar.

#2: Video menghasilkan lebih banyak traffic organik

Photo credit: Google

Perusahaan menghabiskan banyak waktu dan uang mencoba untuk mendapat link ke situs berkualitas tinggi. Melakukannya bisa membantu toko meningkatkan otoritas situs, yang  pada gilirannya akan membantu mereka meningkatkan posisi di SERP dan akhirnya berpengaruh pada jumlah traffic organik mereka terima. Semakin tinggi kualitas website di mata Google, semakin bisa menarik traffic organik.

Kualitas website dari bounce rate

Photo credit: Google

Kami menyediakan Jasa Pembuatan  video sebagai digital marketing .

Satu cara Google menganalisa kualitas website adalah melalui bounce rate. Ketika sebuah situs membuat pengunjung pergi setelah tiba di situs, Google menyimpulkan kalau website tersebut rendah kualitasnya.

Karena Google tidak ingin website kualitas rendah ada di peringkat atas, hanya website yang bisa membuat pengunjung bertahan selama waktu tertentu yang punya peringkat lebih tinggi.

Itu sebabnya penting bagi toko e-commerce untuk punya bounce rate yang rendah. Bila Anda bisa menurunkan bounce rate situs Anda, Anda akan bisa memperoleh lebih banyak traffic organik.

Cara menurunkan bounce rate

Photo credit: Google

Memanjakan pengunjung di toko Anda jadi salah satu cara terbaik untuk menurunkan bounce rate. Video punya tingkat engagement yang tinggi. Dengan menggunakan video, Anda bisa membuat situs menghasilkan lebih banyak traffic organik.

Sebelum Anda mulai menggunakan video, Anda harus bisa membedakan antara dua jenis video. Pertama video yang fokus pada penjualan, yang mencakup testimoni pelanggan, demo, dan video promosi. Video ini bisa berhasil, hanya setelah pelanggan siap melakukan pembelian.

Lalu ada video yang fokus pada engagement, yang tujuannya untuk mengedukasi orang dan membuat mereka mengenal perusahaan Anda dan penawarannya.

Sebanyak 62 persen bisnis yang menggunakan video meyakini video membantu meningkatkan jumlah traffic organik yang mereka terima.

#3: Orang menggunakan video untuk mengetahui tentang produk Anda

Photo credit: Google

Anda mungkin merasa video tidak terlalu penting untuk engagement. Orang memang suka menonton video, tapi bagaimana video bisa berdampak pada bisnis Anda? Anda ingin orang berpikir tentang produk Anda dan membelinya, tidak hanya tertawa ketika menontonnya di YouTube.

Video punya dampak besar pada proses keputusan untuk membeli. Sebanyak 98 persen orang mengatakan mereka menonton video penjelasan untuk tahu lebih banyak tentang sebuah produk atau layanan. Tidak hanya itu, sebanyak 90 persen orang mengatakan kalau video produk membantu dalam proses keputusan untuk membeli.

Kami menyediakan jasa digital marketing untuk bisnis Anda.

Kebanyakan konsumen merasa terbantu ketika menonton video produk lebih dari satu kali sebelum melakukan pembelian. Terlebih, 64 persen lebih kemungkinan membeli produk online setelah menonton videonya.

Alasan banyak orang suka menonton video punya hubungan erat dengan cara video mempengaruhi bagaimana mereka memahami informasi. Orang yang menonton video menerima 95 persen pesan dibanding 10 persen ketika mereka membaca teks.

Video tidak saja mempengaruhi pembelian online. Menurut penelitian oleh Google, hampir 50 persen pengguna internet mencari video yang berhubungan dengan sebuah produk atau layanan sebelum mengunjungi tokonya.

Kekuatan yang video miliki dalam keputusan pembelian menjadi penjelasan kenapa 93 persen bisnis yang menggunakan video merasa memiliki peningkatan pemahaman pengguna tentang produk dan layanan mereka, yang mempengaruhi tingkat konversi.

#4: Video menghasilkan lebih banyak konversi

Photo credit: Google

Karena video punya dampak besar pada proses keputusan untuk membeli, tidak heran bila video juga membantu meningkatkan tingkat konversi.

Sebanyak 74 persen orang yang menonton video mengetahui lebih banyak tentang produk dan layanan dan akhirnya membelinya. Penelitian yang sama menemukan 77 persen konsumen mengatakan mereka diyakinkan untuk membeli produk atau layanan dengan menonton video. Ini berarti, tidak hanya video membantu orang mengenal brand Anda dan tahu tentang penawaran Anda tapi juga membantu mereka membeli produk Anda.

Online shopper yang melihat video demo 1,81 kali lebih mungkin membeli dibanding mereka yang tidak menonton.

Semakin tinggi kemungkinan orang membeli produk karena menonton video membantu meningkatkan tingkat konversi. Website yang menggunakan video punya tingkat konversi 4,8 persen, dibanding 2,9 persen mereka yang tidak menggunakan video.

Di penelitian lain menemukan perusahaan yang menggunakan video untuk marketing memiliki 27 persen CTR lebih tinggi dan tingkat konversi 34 persen lebih tinggi dibanding website yang tidak menggunakan video.

Karenanya, sebanyak 72 persen bisnis yang menggunakan video memiliki tingkat konversi meningkat sedang 64 persen langsung meningkatkan penjualan. Sebanyak 76 persen bisnis yang menggunakan video juga memiliki ROI yang baik.

Tinggalkan komentar